Sudahlah
tinggalkan prasangka negatif, segarkan hidup anda dengan kebaikan. Berfikirlah
positif dan tetaplah memupuk kebaikan. Satu hari satu kebaikan ini minimal
ukuran kebaikan yang harus kita tuntaskan dalam keseharian. Bukan berarti harus
satu kebaikan, silahkan pupuk kebaikan dalam keseharian hidup sebanyak-banyaknya. Satu hari satu
kebaikan menekankan manusia sukses untuk berbagi, sukses individualis itu
hambar, sukses bersama itu indah. Berbagi dapat kita lakukan dalam banyak hal
dalam hidup, tidak hanya dengan sedekah, berbagi juga bisa dengan hal-hal lain
yang dapat membahagiakan orang lain tentunya. Senyum juga berbagi loh, berbagi
senyum kan bisa, hehe. Saya terinspirasi ketika saya berbuka bersama dengan
yatim-piatu yang diselenggarakan oleh UKKI Tasamuh Unram. Hati saya terkadang
merasa cair ketika saya melihat senyum mereka yang
bahagia. Kesyukuran kembali
aku pupuk, melihat aku yang lebih beruntung masih memiliki keluarga yang
lengkap. Terkadang saya merasa haru, melihat wajah mungil yang seharusnya masih
mendapatkan kasih sayang kedua orang tua mereka. Satu hari satu kebaikan,
mengisyaratkan manusia untuk senantiasa peka terhadap kebaikan. Banyak hal yang
kita dapatkan seketika kebaikan sudah kita laksanakan. Kebahagiaan sudah tentu
kita dapatkan, karena berdasarkan ridha Allah terhadap kebaikan yang dilakukan.
Keikhlasan berbuat baik dapat mengantarkan seseorang menuju surga Allah, semoga
kita semua terjaga dalam kebaikan. Sahabatku, satu hari satu kebaikan menggaris
bawahi bahwa manusia hendaknya selalu melakukan evaluasi diri dalam setiap
harinya. Evaluasi diri merupakan suatu momen dimana seseorang memposisikan
dirinya lebih baik daripada kemarin. Salah satu ciri seseorang yang
mengevaluasi diri adalah ia selalu merasa belum cukup dalam berbuat baik
sehingga ia senantiasa ingin berbuat baik secara terus menerus. Waktu memang
terlalu singkat untuk kita sia-siakan sehingga cobalah untuk diisi dengan
sejuta kebaikan bahkan lebih. Semoga dengan satu hari satu kebaikan, manusia
dapat senantiasa berfikir lebih bahwa berbuat baik merupakan keutamaan. Semoga
terjaga dalam kebaikan J J
Sahabatku dirimu ibarat sebuah kendaraan yang mana menjadi penggerak atau supirnya yaitu hati. Apabila misalnya seorang pengendara yang baik tentunya akan menjaga kendaraan itu agar senantiasa bersih, serta penggunaannyapun tentunya akan mengarah pada hal yang baik. Kiranya apabila sebuah kendaraan dipegang oleh orang yang buruk tentunya penggunanya juga sering digunakan untuk hal-hal yang tidak penting. Sama halnya dengan seorang manusia, jika supir atau pengendaranya itu adalah hati maka kemana arah kita akan melangkah baik maupun buruk itu ditentukan oleh hati. Maka disitulah perlunya penjagaan hati agar senantiasa bersih yang kedepannya bisa mengantarkan kita menuju kebaikan. Maka diditulah urgensi hati sebagai pengantar manusia menuju kebaikan. Maka apa yang harus dilakukan oleh seorang muslim agar senantiasa hatinya bisa bersih ? Sudah tentu jawabannya, simpel dan sederhana, jangan jau...


Comments
Post a Comment