Begitu indah aku memulai hariku. Dengan denyut jantung yang memompa darah semangat ke seluruh tubuhku . Hari selasa 02 September 2014,aku jejakkan langkah kakiku untuk bergegas menuju Dunia Ilmu, dimana lagi kalau bukan di UPT Perpustakaan Uneversitas mataram. Aku hanya ingin bersilaturrahmi dengan tumpukkan buku yang terjejer rapi di dalam ruangan itu. Dengan sengaja salah satu teman dekatku menyapaku dengan salam, dialah Syafari. Entah apa yang ia kerjakan di ruang yang hening ini. Dia mengajakku untuk bersilaturrahmi dengan teman-temannya di fkip,tanpa pikir panjang akupun tak menolaknya .
Aku mulai hari itu dengan teman-teman baruku yang membuka sepercik semangatku. walaupun hanya sedikit aku yakin sgalanya pasti membara pada waktunya.
Di meja Hijau Seorang wanita berhijab itu sedang duduk,wanita yang pernah aku temui waktu itu, tepatnya pada ospek Universitas. Aku ingin melambaikan tanganku dan menyapanya,tetapi aku malu.
Ia hanya mentapku dan aku hanya mampu menundukkan kepala . Wanita yang tingginya semampai,dengan wajah yang terpancar suci dari raut wajahnya. Sungguh indah tatapan matanya, Sungguh indah . Aku menyebutnya di dalam hatiku,wanita yang mempunyai aura suci,layaknya bidadari anugrah ilahi. dengan wajah yang berseri,dan dengan pandangan yang menggugah hati.
Aku terlalu sibuk dengan dunia khayalku,yang menganggap semuanya indah. Reruntuhan batu membentur hati,menjanjikan hal yang sakit tak tertahan. Wanita itu menjadi buih yang melepuh setelah aku tanam dahulu. Aku jaga dengan sepenuh jiwa dan perasaan ini. Ternyata ia sudah memiliki seorang kekasih yang menghampirinya .
Dunia khayalku membuat semua terpuruk setelah aku ingin memilikinya . Buih yang selamanya aku jaga,melepuh dengan sendirinya.
:(
It's not true, just my fantasy :D


Comments
Post a Comment