Serangkaian
proses memang harus dijalani, pahitnya cobaan harus dilalui, memikul adalah
suatu kewajiban. Tapi ingatlah dunia memang untuk orang yang memiliki ketiga
ciri khas tersebut. Jalan kemenangan hanya akan ditempuh dan dilalui oleh orang
yang memiliki ciri khas tersebut. Pemuda muslim memang harusnya tangguh, mampu
berproses dan beban adalah sebagai suatu hal yang biasa. Jalan kemenangan
ditempuh oleh orang yang berani mengambil jalan yang berbeda yang jarang di
lalui pada umumnya sehingga itu yang membuatnya menjadi seseorang yang lagka
dan unik.
The way to win terinspirasi dari pemuda luar biasa yang mampu
mengubah hidupnya menjadi bukan luar biasa tetapi extra luar biasa, bukan hebat
tetapi extra hebat, bukan pula berhasil tetapi extra berhasil. Dunia memang
sebaik-baik tempat untuk orang yang beriman dan bersungguh-sungguh karena
dengan hal itu akan mengantarkannya menuju proses kemenangan hidup . Sahabatku
perlu kita sadari bahwa sudah sampai mana kita saat ini, dimana kita berpijak
saat ini dan sudahkah berbuat baik hari ini. Ketiga pertanyaan mendasar
tersebut memang harus kita jawab guna evaluasi terhadap diri masing-masing.
Menapaki “way to win” perlu kita sadari bahwa tidaklah segampang atau seolah
terlihat mudah dan biasa saja, perlu kerja keras dan kesungguhan dalam
menjalani proses. Hadapilah ketika tantangan itu datang, bersabarlah jika itu
terlalu berat dan ingatlah senantiasa bersyukur. Hidup ini adalah sebuah
langkah untuk mengapai sesuatu, maka berusahalah, kerahkan langkah dan lawan
rasa malas, gapailah semuanya dengan cinta dan keikhlasan dan cobalah untuk
menikmati proses. Begitu hinanya manusia yang hanya bisa menunda-nunda, yang
hanya mengatakan nanti untuk menyelesaikan sesuatu yang ujung-ujungnya tidak
maksimal, dan pada akhirnya terhenti dalam penyesalan. Jadilah pribadi yang
unik dalam berbuat dan bertingkah laku, mulailah pupuk akhlak dengan semangat
dan temukan jalan kemenangan.
Jalan kemenangan ditempuh setelah bersakit-sakit dalam
menahan nafsu karena nafsu untuk berbuat negatif yang bisa menjerumusakan pada kegagalan.
Seseorang muslim sejati akan memperoleh kemenangan ketika ia mampu membentengi
dirinya dengan berpuasa selama 30 hari, begitupun dengan kesuksesan, dalam
mencapainya tentunya manusia harus mampu membentengi dirinya dari hal-hal yang
dapat menjerumuskannya kepada kegagalan. Ia mampu untuk istiqamah terhadap
proses yang dijalaninya, sebagai contoh seorang muslim sejati senantiasa mampu
menunda kenikmatan duniawai ketika panggilan untuk menunaikan kewajiban sudah
tiba.
Begitulah
jalan kemenangan, ibarat jalan yang berlubang yang harus dilewati dengan
hati-hati, dengan kesabaran, ketelitian dan keistiqamahan dalam menjalaninya.
Comments
Post a Comment