Dunia menganjurkan
seseorang untuk produktif, di sela-sela waktu kesibukkan diharapkan manusia
sebagai pemegang karakter sukses harusnya memiliki ruang untuk mengisi passion. Sebagai seorang akademisi yang
umumnya berada dalam lingkungan akademis tentunya membiasakan diri untuk sibuk
sudah menjadi hal yang biasa bagi yang senantiasa membiasakannya, namun
membiasakan diri untuk sibuk juga sangat sulit dilakukan bagi yang tidak
membiasakkannya. Seseorang yang produktif senantiasa menggunakan waktunya untuk
hal yang produktif, seseorang yang sukses waktunya senantiasa digunakan untuk
hal-hal yang dapat mengantarkan dirinya untuk menuju kesuksesan yang ia bidik
sejak awal. Sibukkan dirimu atau biarkan dirimu tenggelam dalam sakitnya
kegagalan, hanya karena membiarkan peluang lari begitu saja dari hadapanmu.
Waktu adalah kesempatan untuk mengisinya dengan kebaikan, ya begitulah waktu
adalah kesempatan, barang siapa yang menalantarkannya maka celakalah ia.
Belajarlah dari orang sibuk, bagaimana ia mempergunakan waktunya dalam hidup.
Misalnya dengan membaca biografi hidup seseorang dan membandingkannya dengan
diri kita pada saat ini. Hal yang dilakukan orang lain yang menguntungkan
dirinya dan orang banyak bisa kita contoh dan kita modifikasi dengan kemauan
yang kita ingin. Biarkanlah dirimu tenggelam dalam kesibukkan, walaupun
sebagian orang mencemohkanmu, karena hal itu merupakan bagian dari resiko, tapi
bukan berarti menyibukkan diri sama dengan putus komunikasi dengan sahabat,
sudah tentu itu salah, bisa jadi kalau anda begitu, anda bisa dikatakan sok
sibuk. Tetaplah berkomunikasi sebagaimana manusia pada umumnya, karena pada
dasarnaya kita adalah makhluk sosial. Caranya yaitu luangkanlah sehari untuk
menyapanya lewat sms atau dengan mengirmkan sebuah nasehat bijak yang
memungkinkan anda bisa berkomunikasi dengan nyaman dengannya, sudah jangan
cuek, karena pada suatu saat anda akan membutuhkan dirinya. Bangunlah cinta
dengan kesibukkan, cinta yang dimaksud adalah keikhlasan menjalani kesibukan.
Santai hanya membuat anda tergelincir dan terjerumus menuju jalan hidup yang
tidak anda harapkan. Bagaimana bisa sukses wong kerjaannya cuman santai, duduk
di kamar, makan, nonton tv dan tidur, kesibukkan hanya diisi dengan hal-hal
yang berujung pada kemalasan, lalu pingin hidup mapan, mimpi kaliyeee.
Bangunlah cinta dengan
kesibukkan, kerjakan semuanya dengan ikhlas, jangan ngeluh, karena habbit
ikhlas itu dibentuk begitupun habbit ngeluh juga dibentuk. Maka dari itu
kesuksesan itu datang menuju pada orang yan produktif, jangan harap Allah mau ngasi kalu harimu saja
digunakan untuk hal-hal yang tidak penting. Yuk
mari sibuk !!!

Comments
Post a Comment